Pemilihan Gubernur Jabar priode 2008-2013 pasangan H. Ahmad Heryawan – H. Dede Yusuf (Hade), menduduki urutan pertama dalam pengumpulan suara, disusul pasangan H. Danny Setiawan – Mayjen TNI (Purn) Iwan R. Sulanjana (Da’i) dan pada urutan terakhir pasanganan Jend. TNI (Purn) Agum Gumelar – Drs Nu’man Abdul Hakim (Agum). jumlah tersebut dapat dilihat setelah diterimanya laporan dari masing-masing kecamatan (17 kecamatan) yang ada di Kabupaten Purwakarta.Padahal Purwakarta merupakan tanah kelahiran dari Danny Setiawan( Incumbent ).
Hal ini disampaiakan Yusuf Maulana SH, Kabag Hukum dan Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta Senin (14/4) , menurutnya pasangan Hade unggul dipurwakarta hanya terpaut tipis dari pasangan Da’i yaitu sekitar 0,11persen saja. Dari data hasil pemilih yang melakukan pencoblosan di Purwakarta perolehan suara Hade 110.389 suara, Da’i 110.068 suara dan Agum hanya 77.061 suara.
Sebanyak 590.037 orang Data Pemilih Tetap (DPT) dipurwakarta yang melakukan pencoblosan untuk sementara jumlah sebanyak 306.153 suara. Suara yang sah 297.518 dan tidak sah 8.635 orang, sekitar 53 % masyarakat yang melakukan pencoblosan ke datang ke TPS pada hari H,”terang yusup.
“Jadi kalau kita hitung tingkat partisipasi masyarakat dalam pilgub Jabar dipurwakarta hanya 53.43%, dengan prosentase suara sah 51,92 % serta prosentase suara tidak sah 1,51 %,” hal ini menunjukan animo masyarakat dalam pemilihan gubernur di Jawab kemarin kurang dibandingkan dengan Pilkada antusias para pemilih datang memberikan hak pilihnya sebanyak 70,22 %.
Sementara itu ditempat yang sama dengan menangnya figur muda dalam pilkada Jabar kemarin, Raki Barliana Wakil Ketua OKK DPC Partai Hanura Purwakarta mengatakan, Penomena baru terhadap perjalanan politik di indonesia terhadap yang harus disikapi oleh para tokoh politik hkhususnya kepada para senior. Dengan munculnya tokoh muda sebagai pemenag ini merupakan gebrakan dalam perjalan percaya dan tidaknya terhadap seorang figur yang ditampilkan menjadi sosok pemimpin.
“Masuk akal karena selama ini figur yang sudah-sudah para “Senior” selama ini belum dapat menunjukan keberhasilan yang menonjol maka, wajar masyarakat mengagap bahwa dalam perjalananya baik itu pemabngunan atau hal lainnya belum dapat menunjukan hasil atau perubahan,”tuturnya.
Prestasi pasangan Hade sangat luar biasa pasangan yang hanya didukung oleh oleh dua partai menengah dan tidak diunggulkan justru menjadi pemenang,” hal ini suatu prestasi yang luar biasa, Dinamika dalam politik di Purwakarta khususnya untuk jabar menghendaki repormasi kepemimpinan muda sebagai figur. disamping itu imbar yang kental untuk di kabupaten Purwakarta berpengaruhnya Pilkada Purwakarta 2008 kemarin.seraya menambahkan, hal ini merupakan pembelajaran terhadap kita khusunya di purwakarta yang dapat dijual adalah figur,”terangnya.
